30 ide hook video jualan, lengkap dengan contoh per kategori

Hook adalah kalimat dan gambar di awal video yang menentukan apakah orang lanjut menonton atau menggeser layar. Untuk video jualan, hook yang bagus tidak cuma bikin penasaran, tapi juga langsung memberi tahu "ini soal apa dan kenapa aku perlu peduli". Di bawah ini ada 30 contoh hook yang dikelompokkan per kategori produk, plus cara memakainya.

Enam pola hook yang paling sering dipakai

Hampir semua hook jualan masuk ke salah satu pola ini. Mengenali polanya memudahkan kamu membuat hook baru untuk produk apa pun:

  1. Masalah: sebut masalah yang dialami calon pembeli. "Rambut lepek padahal baru keramas pagi?"
  2. Harga: angka yang mengejutkan, atau perbandingan harga. "Lima belas ribu dapat tiga."
  3. Larangan: kalimat "jangan" yang bikin orang berhenti. "Jangan cuci panci gosong pakai sabut kawat."
  4. Pertanyaan: pertanyaan yang jawabannya "iya" untuk penonton yang kamu tuju.
  5. Hasil dulu: tunjukkan hasil akhirnya di detik pertama, baru jelaskan caranya.
  6. Pengakuan: cerita pendek dari sudut pandangmu. "Aku kira ini cuma gimmick, ternyata..."

Kuliner dan makanan

  1. "Ini sambal yang bikin nasi anget habis dua piring." Hasil dulu. Tunjukkan sambal di atas nasi sejak frame pertama.
  2. "Jangan beli frozen food sebelum lihat isinya dibelah." Larangan, lalu potong produknya di depan kamera.
  3. "Bekal kantor seminggu, modal satu kotak ini." Cocok untuk lauk siap saji atau bumbu instan.
  4. "Kerupuk yang tetap kriuk walau sudah dibuka tiga hari?" Pertanyaan yang bisa langsung kamu buktikan di video.
  5. "Oleh-oleh dari kampung yang selalu diminta tetangga." Pengakuan. Pas dengan gaya bicara Bercerita.

Kecantikan dan perawatan

  1. "Kulit kusam padahal udah skincare-an tiap malam?" Masalah. Sebut kebiasaan yang dikenali penonton.
  2. "Urutan pakai skincare yang ternyata selama ini kebalik." Edukasi singkat, produk muncul sebagai salah satu langkah.
  3. "Sunscreen yang nggak bikin wajah abu-abu di kamera." Tunjukkan perbandingan sebelum dan sesudah dioles.
  4. "Isi pouch makeup aku kalau cuma boleh bawa tiga barang." Format daftar yang gampang diikuti.
  5. "Jangan tes lipstik di punggung tangan, ini alasannya." Larangan dengan jawaban yang berguna.

Fashion

  1. "Satu celana, lima gaya buat seminggu kerja." Hasil dulu, lalu potongan tiap gaya.
  2. "Kaos putih yang nggak nerawang, aku tes di bawah lampu." Bukti langsung di video lebih kuat dari klaim.
  3. "Tinggi 150 cm? Ini panjang gamis yang pas." Menyapa penonton spesifik bikin mereka merasa dituju.
  4. "Sepatu ini aku pakai jalan seharian, ini kondisinya sekarang." Pengakuan plus bukti.
  5. "Cara bedain bahan katun asli sama campuran dalam lima detik." Edukasi yang mengarah ke produkmu.

Gadget dan aksesori

  1. "Charger ini aku colok jam tujuh, cek jam berapa penuhnya." Bukti dengan jam di layar. Jangan sebut angka yang tidak kamu tes sendiri.
  2. "Barang kecil di meja kerja yang paling sering aku pakai." Daftar barang, produkmu di urutan pertama.
  3. "Jangan beli tripod HP sebelum cek tiga hal ini." Larangan plus panduan memilih.
  4. "Earphone ini aku pakai di angkot, dengerin bedanya." Pakai suara asli, bukan musik latar, di bagian ini.
  5. "Case HP yang jatuh dari meja tiap hari, ini hasilnya." Hasil dulu, lalu tunjukkan produknya.

Perabot dan kebutuhan rumah

  1. "Panci gosong ini aku bersihin tanpa digosok keras." Hasil dulu. Siapkan potongan sebelum dan sesudah.
  2. "Dapur sempit? Rak ini nambah satu lantai buat bumbu." Masalah plus solusi dalam satu kalimat.
  3. "Barang lima puluh ribuan yang bikin kamar kos lebih rapi." Harga sebagai pembeda.
  4. "Jangan jemur handuk kayak gini kalau nggak mau bau apek." Larangan yang relevan dengan produk.
  5. "Ibu-ibu yang sering lupa matiin kompor, ini buat kalian." Menyapa penonton spesifik.

Jasa, kelas, dan produk digital

  1. "Tiga kesalahan foto produk yang bikin toko kelihatan sepi." Untuk jasa foto atau kelas jualan online.
  2. "Aku catat pengeluaran warung pakai cara ini, sekarang tahu untungnya." Pengakuan untuk template atau aplikasi pencatatan.
  3. "Kalau kamu baru mulai jualan online, simpan video ini." Menyapa pemula. Isinya harus benar-benar berguna.
  4. "Desain undangan ini selesai dalam satu malam, ini prosesnya." Hasil dulu untuk jasa desain.
  5. "Pertanyaan yang paling sering masuk ke DM, aku jawab di sini." Mengumpulkan pertanyaan nyata dari pembeli.

Cara memakai hook di videomu

Hook bekerja paling baik kalau kalimat, teks di layar, dan gambar di detik pertama menyampaikan hal yang sama. Beberapa caranya:

  • Ucapkan hook sebagai kalimat pertama. Jangan dibuka dengan "halo guys" atau perkenalan.
  • Tulis hook di layar. Di Motionin, isi Judul pembuka di tab Teks. Judul ini tampil di 2 detik pertama, berguna untuk penonton yang menonton tanpa suara.
  • Tunjukkan produk sejak awal. Kalau hook-nya soal hasil, hasilnya harus terlihat di frame pertama.
  • Sorot satu kata. Harga atau kata kunci di hook diberi Sorot supaya menonjol di caption.

Untuk menguji hook, kamu tidak perlu merekam ulang. Ganti judul pembuka, render, simpan, lalu ulangi dengan hook lain. Posting di hari berbeda dan bandingkan berapa lama orang menonton di statistik akunmu sendiri. Data dari akunmu sendiri lebih bisa dipegang daripada "hook terbaik" versi siapa pun, termasuk daftar ini.

Hook yang sebaiknya dihindari

  • Janji yang tidak bisa dibuktikan. "Dijamin laris", "pasti cuan", atau "hilang dalam semalam". Selain bikin kecewa, klaim seperti ini bisa melanggar aturan iklan platform.
  • Klaim kesehatan yang tidak ada di izin produk. Terutama untuk makanan, suplemen, dan kosmetik.
  • Hook yang tidak nyambung dengan isi. Orang memang berhenti, tapi langsung pergi saat sadar isinya lain. Itu justru buruk untuk video berikutnya.
  • Stok habis palsu. "Tinggal tiga" padahal masih banyak. Pembeli yang kembali besok akan tahu.

Pertanyaan yang sering muncul

Hook harus berapa detik?

Tidak ada angka pasti. Pegangannya: hook selesai dalam satu kalimat pendek yang bisa diucapkan dalam satu tarikan napas, dan produk atau masalahnya sudah terlihat di saat yang sama.

Boleh pakai hook yang sama untuk banyak video?

Polanya boleh dipakai berulang, kalimatnya sebaiknya diganti. Penonton yang sama akan bosan kalau mendengar pembuka yang persis sama tiap hari.

Hook ditulis di layar atau cukup diucapkan?

Lebih baik keduanya. Banyak orang menonton tanpa suara, jadi teks di layar membantu mereka tetap menangkap hook-nya.

Bagaimana kalau aku tidak tampil di kamera?

Hook tetap bisa dipakai di video dari foto. Setelah video dibuat, ganti kalimat pertama Naskah narator di tab Edit dengan hook-mu, ketuk Buat ulang suara dari naskah ini, lalu isi Judul pembuka dengan hook yang sama.