Panduan
Cara bikin video produk dari foto dengan suara AI, tanpa tampil di kamera
Tidak semua orang nyaman tampil di kamera. Ada juga yang jualan puluhan produk sekaligus dan tidak sempat merekam satu per satu. Untuk situasi ini, video dari foto produk dengan suara narator jadi jalan keluar. Artikel ini membahas foto apa saja yang perlu disiapkan, cara mengisi info supaya naskahnya bagus, dan cara memilih suara AI yang pas.
Kapan video dari foto cocok dipakai
Video dari foto bukan pengganti semua jenis video. Ia paling berguna kalau:
- Kamu tidak mau atau tidak bisa tampil. Misalnya jualan dari kantor, atau memang lebih nyaman di belakang layar.
- Produknya banyak. Toko dengan banyak varian bisa membuat video untuk tiap produk tanpa sesi rekaman panjang.
- Produknya kelihatan bagus di foto. Makanan, fashion, dekorasi rumah, aksesori.
- Kamu butuh video cepat untuk promo. Flash sale atau stok baru yang harus diumumkan hari itu juga.
Untuk produk yang harus diperagakan, misalnya alat dapur yang cara kerjanya unik, potongan video pendek tetap lebih meyakinkan. Kabar baiknya, bahan untuk video jenis ini boleh campuran foto dan potongan video.
Foto apa saja yang perlu disiapkan
Video terasa lebih hidup kalau fotonya bervariasi. Daripada lima foto dari sudut yang sama, ambil beberapa jenis foto berikut:
- Tampak depan. Produk utuh, latar polos, cahaya terang.
- Detail. Tekstur kain, isi sambal, jahitan tas, tombol di gadget.
- Ukuran. Produk di tangan atau di samping benda yang semua orang tahu ukurannya.
- Sedang dipakai. Baju dipakai, sambal di atas nasi, lampu menyala di kamar.
- Isi paket. Semua yang didapat pembeli, ditata rapi.
Tips mengambil foto dengan HP: hadap ke jendela untuk cahaya alami, bersihkan lensa kamera, dan pakai latar yang tidak ramai. Kain polos atau meja kayu sudah cukup.
Satu hal penting: pakai foto milikmu sendiri atau foto yang memang boleh kamu pakai, misalnya foto resmi dari brand untuk affiliate. Mengambil foto toko lain tanpa izin bisa jadi masalah.
Isi info produk yang bikin naskahnya bagus
Di Motionin, naskah narator disusun dari tiga isian: Nama produk atau topik, Info penting, dan Harga (opsional). Naskah hanya sebaik info yang kamu berikan. Bandingkan dua isian ini:
| Kurang membantu | Lebih membantu |
|---|---|
| Sambal enak, pedas, murah | Pedas level 3, bawang digoreng sendiri, tanpa pengawet, 150 gram, tahan 2 bulan di kulkas |
| Kaos bagus, adem | Katun combed 30s, tidak menerawang, ukuran S sampai XXL, ada 6 warna |
| Lampu tidur lucu | Bisa diisi daya lewat USB, 3 tingkat terang, cahaya kuning hangat, bentuk awan |
Yang membedakan: angka, bahan, dan hal yang bisa dibuktikan. Kata seperti "enak" dan "bagus" tidak memberi pembeli alasan. Tambahkan juga promo yang sedang jalan dan cara pakai kalau perlu dijelaskan. Kalau di Info penting kamu menulis klaim kesehatan atau kecantikan, pastikan klaimnya memang tercantum di izin produk.
Memilih suara AI dan gaya bicara
Motionin punya enam suara AI: Perempuan ramah, Perempuan ceria, Perempuan lembut, Laki-laki semangat, Laki-laki tenang, dan Laki-laki santai. Tiap suara bisa dipadukan dengan gaya bicara:
- Santai: seperti ngobrol dengan teman. Cocok untuk kebanyakan produk sehari-hari.
- Promo heboh: tempo lebih cepat dan bersemangat. Pas untuk flash sale dan diskon.
- Tenang & meyakinkan: untuk produk yang butuh rasa percaya, seperti skincare atau perlengkapan bayi.
- Bercerita: untuk produk dengan cerita, misalnya oleh-oleh khas daerah atau usaha rumahan.
Ketuk Dengar contoh sebelum memilih. Suara yang cocok untuk satu produk belum tentu cocok untuk produk lain. Kalau mau, kamu juga bisa pilih Suaraku sendiri (rekam atau upload) dan membacakan naskahnya sendiri. Caption tetap otomatis mengikuti suaramu.
15, 30, atau 45 detik?
Pilihan durasi menentukan panjang naskah yang disusun:
- 15 detik untuk satu pesan: pengumuman promo, stok baru, atau satu keunggulan.
- 30 detik untuk susunan lengkap: hook, keunggulan, harga, ajakan. Pilihan aman kalau ragu.
- 45 detik untuk produk yang perlu dijelaskan, misalnya cara pakai atau perbandingan.
Siapkan lebih banyak foto untuk durasi yang lebih panjang supaya gambarnya tidak berulang terlalu sering.
Langkah membuatnya di Motionin
Foto jadi video + suara AI 1 menit 1 detik
Isi nama dan info produk, tambah foto, pilih suara AI atau suaramu sendiri. Naskah, caption, dan susunan videonya dibuat otomatis.
- Buka motionin.id/app dan ketuk Tanpa video orang.
- Isi Nama produk atau topik, Info penting, dan Harga kalau ada.
- Pilih Durasi.
- Ketuk Tambah foto atau video dan masukkan minimal satu foto.
- Pilih suara narator dan gaya bicaranya, atau Suaraku sendiri.
- Ketuk Lanjut pilih gaya, pilih tampilan, lalu Buat video.
- Cek hasilnya, lalu render di tab Ekspor dan Simpan video.
Merapikan naskah dan suara
Kalau ada kalimat yang kurang pas, tidak perlu mulai dari awal. Buka tab Edit, ubah Naskah narator (satu kalimat per baris), lalu ketuk Buat ulang suara dari naskah ini. Caption dan susunan gambar ikut menyesuaikan.
Beberapa hal yang sering perlu diubah: nama merek yang dibaca kurang tepat (tulis seperti cara mengucapkannya), harga yang ingin disebut dengan cara tertentu, dan ajakan penutup yang ingin diarahkan ke keranjang kuning atau link di bio.
Saat upload, perhatikan aturan aplikasinya soal konten AI. Kalau TikTok memintamu menandai video yang memakai suara AI, nyalakan labelnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa foto yang dibutuhkan?
Minimal satu, tapi beberapa foto dengan sudut berbeda membuat video jauh lebih enak ditonton. Di mode Standar, foto dipakai bergantian per kalimat sesuai urutan. Di mode AI pintar, AI memilih foto yang cocok untuk tiap kalimat.
Bisa campur foto dan video?
Bisa. Tombol Tambah foto atau video menerima keduanya. Potongan video pendek bagus untuk bagian yang perlu gerakan, misalnya produk dipakai.
Suara AI-nya terdengar kaku?
Coba gaya bicara lain, atau suara lain. Kalimat naskah yang pendek juga membuat suara terdengar lebih alami. Kalau tetap kurang cocok, pilih Suaraku sendiri.
Boleh pakai foto dari marketplace untuk video affiliate?
Pakai foto yang memang diizinkan, misalnya materi promosi resmi dari brand atau toko yang kamu promosikan. Foto hasil jepretan sendiri dari produk sampel selalu paling aman.